Selamat Datang di Blog Wighie Computer | Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami | Kami Siap Menjalin Hubungan Kerja dan Persahabatan

Wednesday, September 21, 2011

HIMTIKA (Himpunan Mahasista Teknik Informatika)


      


       Lambang HIMTIKA

Arti Lambang tidak terlepas dari Tri Dharma Perguruan Tinggi
1.  Bentuk dasar segitiga sama sisi, melambangkan perjuangan organisasi dalam mengembangkan dunia IT yang dilandasi 3 dasar yang kuat : Iman, Islam dan Ihsan.
2.      Tiga garis lengkung dengan tiga warna yang berbeda (RGB)
a.      Red       : melambangkan perjuangan mengabdi kepada masyarakat dengan titik ujung yang semakin menjulang ke atas, melambangkan arah perjuangan yang terus meningkat hingga pada titik Tauhid dengan lambang Bintang di ujung garis. Red juga berarti berani.
b.      Green    : melambangkan perjuangan dalam penelitian yang terus ditingkatkan dengan ujung garis terus menuju ke atas juga. Green berarti juga kelembutan.
c.       Blue      :  melambangkan perjuangan dalam pendidikan yang ujung garisnya semakin menunduk, dengan artian kerendahan hati dengan ilmu pengetahuan yang tinggi. Blue berarti juga ketenangan.
3.  Lingkaran ditengah dengan tanda panah (POINTER) di bawah yang sekaligus membentuk hurup Q merupakan symbol pengembangan Dunia IT dengan Quality terbaik yang bisa dilakukan.

KARYA ILMIAH LINGKUNGAN HIDUP


KARYA ILMIAH

DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF KAWASAN INDUSTRI
TERHADAP LINGKUNGAN




KATA PENGANTAR

Puji dan syukur senantiasa penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad SAW. Berkat ijin-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas kuliah tentang ketidakharmonisan antara perkembangan teknologi dan lingkungan hidup.
Sebagaimana kita tahu, perkembangan teknologi yang begitu pesat sudah terjadi saat ini. Tanpa memperhatikan dampak terhadap lingkungan hidup. Dalam karya ilmiah ini penulis mencoba mengulas sedikit tentang masalah teknologi dan lingkungan tersebut.
Terima kasih penulis sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu. Semoga karya ilmiah ini dapat bermanfaat bagi kita semua, amin.
 


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .......................................................................................................   i
DAFTAR ISI .....................................................................................................................   ii

BAB I      PENDAHULUAN
1.         Latar Belakang ............................................................................................   1
2.         Tujuan Penulisan .........................................................................................   2
3.         Metode Penulisan .......................................................................................   2

BAB II    PEMBAHASAN MASALAH
1.         Gambaran Kehidupan Perkotaan Saat Ini ..................................................   3
2.         Dampak Positif Kawasan Industri ..............................................................   4
3.         Dampak Negatif Kawasan Industri ............................................................   7

BAB III   KESIMPULAN  ................................................................................................   8

DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................................   9




BAB I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang
Dewasa ini pembangunan masyarakat perkotaan dihadapkan pada dimensi pasar yang tiada lain untuk mengejar keuntungan yang sebesar-besarnya. Hal ini sangat ironis mengingat problem sosial masyarakat Indonesia dihadapkan pada situasi tingginya angka pengangguran maupun tingkat kemiskinan. Praktek perpindahan masyarakat desa ke kota atau dikenal dengan istilah urbanisasi telah menyebabkan situasi perkotaan semakin padat penduduk. Tentu dengan adanya realitas problem sosial tersebut dengan sendirinya akan memiliki dampak ekologis yang sangat signifikan. Dampak ekologis sebagaimana dimaksud hadir dalam bentuk pencemaran udara dan air akibat aktivitas industri, kebisingan lalu lintas kendaraan bermotor, kepadatan penduduk, rendahnya sistem sanitasi.
Keadaan tersebut jelas menyebabkan hubungan masyarakat perkotaan dengan lingkungannya menjadi tidak harmonis. Menyadari ketidakharmonisan tersebut dan mempertimbangkan dampak negatif yang akan terjadi, maka harus ada usaha-usaha untuk menata dan memperbaiki kualitas lingkungan hidup. Problematika tersebut sangat mendasar mengingat bahwa secara konstitusional hak atas lingkungan yang bersih dan sehat dijamin oleh negara sebagaimana termaktub di dalam Pasal 28 H UUD 1945 yang berbunyi, "Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan".
Ketika terjadi Revolusi Indusri di Inggris, banyak pabrik-pabrik yang mulai dibangun di dalam kawasan perkotaan Kerajaan Inggris. Pabrik-pabrik ini selain menghasilkan barang-barang kebutuhan, juga menimbulkan efek negatif berupa polusi udara dalam jumlah yang sangat besar karena penggunaan mesin uap tanpa menggunakan penyaring untuk pembuangan udara hasil pembakaran.
Polusi udara yang terjadi diperparah dengan keberadaan perumahan di wilayah perkotaan yang tidak mengindahkan hubungan antara bangunan dengan lingkungan. Bangunan yang ada, umumnya memiliki jarak antar-bangunan yang sangat sempit. Bahkan ada bangunan yang tembok keduanya berhimpitan sehingga tak ada ruang terbuka di antara kedua bangunan tersebut. Selain tidak ada ruang terbuka diantara bangunan-bangunan, wilayah perkotaan di Inggris pada awal Revolusi Industri tidak banyak terdapat pepohonan rindang untuk menyerap polusi udara yang dihasilkan oleh pabrik-pabrik.
Begitu parahnya polusi udara yang terjadi hingga salah satu spesies kupu-kupu di wilayah Inggris hampir punah keberadaanya karena habitat mereka tercemar oleh polusi yang disebabkan oleh begitu banyaknya asap dari pabrik-pabrik.
Selain masalah polusi udara tersebut di atas, kondisi masyarakat perkotaan juga terganggu karena pengaruh kurangnya tempat rekreasi di dalam kawasan permukiman. Dengan kesibukan kerja yang tinggi (sebagai akibat dari Revolusi Industri) dan kurangnya kegiatan rekreatif menyebabkan mundurnya kualitas hidup masyarakat. Kemunduran kualitas hidup berkibat pada menurunnya hasil kerja dari masyarakat tersebut.

B.       Tujuan Penulisan
Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui pengaruh kawasan industry terhadap lingkungan sekitar kawasan.

C.      Metode Penelitian
Metode yang digunakan dalam makalah ini adalah melalui pengamatan langsung di kawasan industri dan melalui media internet.



BAB II
PEMBAHASAN

1.        Gambaran Kehidupan Perkotaan Saat Ini
Masalah perkotaan pada saat ini telah menjadi masalah yang cukup pelik untuk diatasi. Perkembangan perkotaan membawa pada konsekuensi negatif pada beberapa aspek, termasuk aspek lingkungan. Perkembangan kota membutuhkan ruang sebagai tempat hidup penduduk dengan aktivitasnya. Pertambahan jumlah penduduk kota berarti juga peningkatan kebutuhan ruang. Karena ruang tidak dapat bertambah, maka yang terjadi adalah perubahan penggunaan lahan, yang cenderung menurunkan proporsi lahan-lahan yang sebelumnya merupakan ruang terbuka hijau. Pada saat ini hanya 1,2% lahan di dunia merupakan kawasan perkotaan, namun coverage spasial dan densitas kota-kota diperkirakan akan terus meningkat di masa yang akan datang. PBB telah melakukan estimasi dan menyatakan bahwa pada tahun 2025, sekitar 60% populasi dunia akan tinggal di kota-kota.
 Pada saat ini telah diakui bahwa iklim perkotaan memiliki karakteristik yang berbeda dengan iklim kawasan di sekitarnya yang masih memiliki unsur-unsur alami cukup banyak. Perubahan unsur-unsur lingkungan dari yang alami menjadi unsur buatan menyebabkan terjadinya perubahan karakteristik iklim mikro. Berbagai aktivitas manusia di perkotaan, seperti kegiatan industri dan transportasi, mengubah komposisi atmosfer yang berdampak pada perubahan komponen siklus air, siklus karbon dan perubahan ekosistem.
ain itu, polusi udara di perkotaan menyebabkan perubahan visibilitas dan daya serap atmosfer terhadap radiasi matahari. Radiasi matahari itu sendiri merupakan salah satu faktor utama yang menentukan karakteristik iklim di suatu daerah. Perubahan-perubahan tersebut sangat penting untuk menjadi bahan pertimbangan dalam perancangan dan perencanaan kota. Namun di sisi lain, pemahaman mengenai urbanisasi dan dampaknya pada sistem iklim-bumi belum lengkap. Dan dalam sistem perencanaan pembangunan perkotaan di Indonesia, unsur iklim masih dianggap sebagai elemen statis, dimana diasumsikan tidak ada interaksi timbal balik antara iklim dengan perubahan guna lahan. Data-data iklim lebih sering dipergunakan sebagai data yang mendukung pernyataan kesesuian lahan dan lokasi bagi pengembangan fungsi sebuah kawasan, terutama untuk pengembangan kawasan pertanian. Namun dalam perancangan dan perencanaan kawasan perkotaan di Indonesia, hampir tidak pernah dipertimbangkan bahwa perubahan guna lahan yang direncanakan akan memberikan implikasi yang sangat besar terhadap sistem iklim.
 
2.        Dampak Positif Kawasan Industri
Kawasan industri adalah suatu zona / wilayah yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai kegiatan industri. Di dalam zona perindustrian tersebut, terdapat industri yang sifatnya individual (yang berdiri sendiri) dan industri – industri yang sifatnya mengelompok dalam kawasan industri (Industrial Estate). Di Indonesia sendiri, pada tahun 2005 sudah terdapat 203 kawasan industry yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dengan luas + 67.000 Ha. Dari jumlah tersebut baru beroperasi 64 kawasan dengan total area + 20.000 Ha, dan rata-rata tingkat pemanfaatan + 44% yang di dalamnya terdapat + 60.000 industri. Pemerintah sendiri telah banyak mengeluarkan kebijakan – kebijakan untuk mendorong terciptanya Kawasan Industri di berbagai daerah – daerah untuk menarik para investor asing untuk menanamkan modalnya di kawasanperindustrian yang sudah ada. Salah satu kebijakan pemerintah adalah dengan strategi pengembagan FTZ (Free Trade Zone) atau SEZ (Special Economic Zone). Dimana kebijakan ini diberlakukan di suatu kawasan Industri berupa pemberian fasilitas dan insentif fiskal yang amat menarik dan bersifat khusus sehingga investor dapat tertarik untuk membuka pabriknya pada kawasan industri tersebut. Selain itu usaha pemerintah yang lain untuk pengembangan kawasan Industri adalah dengan pembangunan kelengkapan infrastruktur yang menunjang usaha – usaha produksi dikawasan industri ini.
Setiap perkembangan yang terjadi mempunyai dampak atau pengaruh terhadap lingkungan disekitarnya maka dalam hal ini perkembangan kawasan mempunyai dampak terhadap perkembangan kota disekitarnya.



Keseriusan pemerintah dalam pengembangan Kawasan Industri bukanlah suatu hal yang mengherankan melihat dampak positif / keuntungan yang dapat diperoleh dari pengembangan Kawasan Industri bagi perkembangan lingkungan di sekitarnya.
Keuntungan pertama yang dapat diperoleh dari pengembangan Kawasa Industri adalah untuk memacu pertumbuhan Ekonomi yang lebih tinggi. Contohnya dapat kita lihat di Propinsi Banten, dimana Pencapaian pertumbuhan ekonomi Propinsi Banten pada akhir 2006 mencapai 6,24%, atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi rata – rata nasional.3 Sedangkan PDRB (Produk Domestik Nasional Bruto) daerah pada tahun 2006 mencapai 94trilliun. Besarnya PDRB ini berasal dari sektor industri yang memberikan kontribusi hingga 49,75%. Pertumbuhan ekonomi Propinsi Banten hamper setengahnya dipengaruhi oleh sektor industri, bahkan pertumbuhan ekonomi daerahnya dapat melebihi perumbuhan ekonomi rata – rata nasional, yang tentu saja tidak dapat terlepas dari peranan sektor industri. Keuntungan kedua dari pembentukan kawasan Industri adalah kemudahan dalam hal penyediaan sarana infrastruktur yang diperlukan oleh pabrik – pabrik dalam melakukan produksinya. Dengan menggabungkan beberapa industri dalam satu kawasan, maka pemenuhan fasilitas sarana dan prasarana yang menunjang dan diperlukan untuk proses industri dapat dipenuhi lebih mudah karena dikumpulkan dalam satu kawasan. Berbeda halnya apabila tidak terdapat kawasan Industri, dimana lokasi industri yang satu dengan yang lain terletak berjauhan, maka sarana yang diperlukan untuk proses produksi cenderung susah dilakukan dan lebih mahal karena penggunaannya yang cenderung untuk keperluan sendiri. Namun dengan adanya kawasan industry yang merupakan aglomerasi / pengumpulan dari beberapa Industri, maka pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana industri dapat lebih mudah, karena dikelompokkan pada satu kawasan, dan lebih murah sifatnya, karena dapat digunakan secara bersama – sama. Keuntungan ketiga yang dapat diperoleh dari pengembangan kawasan
Industri adalah membuka lapangan pekerjaan baru. Dengan bertumbuhnya Kawasan Perindustrian, maka akan membuka lapangan pekerjaan baru di pabrik yang dapat menyerap ribuan buruh / tenaga kerja. Dengan tambahnya lapangan kerja tersebut, maka pendapatan masyarakat dapat menjadi meningkat yang disertai juga dengan peningkatan SDM-nya. Masyarakat akan memperoleh pekerjaan dan memperoleh pelatihan dan peningkatan pengetahuan dengan bekerja di pabrik – pabrik perindustrian. Untuk bekerja di suatu Pabrik, pekerja tentu saja harus memiliki keahlian dan keterampilan. Untuk memenuhi hal ini, maka salah satu usaha yang dilakukan pemerintah berupa Program Magang di Kawasan Industri yang dikhususkan kepada para masyarakat di sekitar lingkungan Kawasan Industri. Dengan program tersebut, SDM dan ketrampilan masyarakat diharapkan dapat meningkat yang nantinya dapat menghasilkan tenaga – tenaga kerja yang terampil dan siap bekerja. Sebagai contoh program pemagangan itu adalah di Kawasan Industri MM2100 (PT Megapolis Manunggal Industrial Development MM 2100) dengan lokasi di pabrik PT Astra Honda Motor dan PT Argo Pantes. Penambahan lapangan pekerjaan, tidak saja hanya berasal dari kebutuhan pabrik – pabrik akan tenaga keja, tetapi juga berasal dari pembukaan lapangan kerja baru dari sektor – sektor ekonomi informal. Misalnya semakin bertumbuhnya warung – warung makan untuk tempat makan buruh – buruh, munculnya kebutuhan akan transportasi yang menghidupkan usaha ojek, rumah kontrakan, kost – kostan, toko - toko kelontong, bengkel, jasa transportasi dan lain sebagainya.6 Yang merupakan sektor – sektor ekonomi informal yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan para buruh – buruh yang bekerja di Kawasan Industri tersebut. Peningkatan sektor – sektor ekonomi informal ini tentu saja akan meningkatkan penghasilan masyarakat yang tinggal di kawasan Industri tersebut. Keuntungan keempat yang dapat diperoleh dari pengembangan Kawasan Industri adalah peningkatan pendapatan daerah melalui pajak daerah. Meningkatnya pertumbuhan ekonomi suatu daerah maka juga akan meningkatkan pendapatan pajak daerahnya. Dengan bertambahnya pajakdaerah, maka pemerintah dapat lebih mengembangkan pembangunan di sekitar kawasan. Selain hal – hal diatas yang berkaitan dengan ekonomi, keuntungan pengembangan Kawasan Industri juga dapat diperoleh dari aspek lingkungan. Keuntungan pengembangan Kawasan Industri adalah pemudahan pengelolaan lingkungannya. Pengelolaan limbah secara terintegrasi dengan mudah bisa dilakukan. Dengan dikelompokkannya industri dalam satu kawasan, maka AMDAL-nya berupa AMDAL kawasan, sehingga lebih mempermudah dalam pengecekan dan pengontrolan lingkungannya. Pengeloaan limbah secara terintegrasi (integrated waste management) dapat dengan mudah dilakukan sehingga pengontrolannya juga dapat lebih mudah dilakukan. Dari aspek kependudukan, pengembangan Kawasan Industri juga memiliki nilai penting.
Letak Kawasan Industri yang biasanya berada di pinggiran kota atau terletak di luar kota dapat mengurangi arus urbanisasi. Masyarakat dari desa tidak lagi hanya menargetkan kota sebagai tempat mencari pekerjaan, tetapi cukup ke Kawasan Industri yang menyediakan lapangan kerja cukup banyak. Para warga kota yang bekerja di Kawasan Industri juga cenderung akan memilih tinggal di daerah Kawasan Industri apabila Kawasan Industri telah menyediakan fasilitas hunian yang memadai. Sehingga peluang arus transmigrasi dari Kota ke daerah pinggiran kota menjadi semakin besar yang tentu saja dapat mengurangi kepadatan penduduk kota sebagai nilai positifnya.

3.        Dampak Negatif Kawasan Industri
Selain memberikan dampak – dampak positif, pengembangan Kawasan Industri juga memiliki dampak – dampak yang negatif. Dampak yang negatif / kerugian ini kebanyakan berkaitan dengan aspek lingkungan. Misalnya saja terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan akibat polusi dan limbah yang dihasilkan dari pabrik – pabrik di Kawasan Industri. Polusi dari pabrik – pabrik di Kawasan Industri ini biasanya berupa polusi udara, air, kebisingan, ataupun tanah; yang umumnya yang menerima dampak negative dari polusi ini adalah warga yang tinggal di Kawasan Industri dan di Sekitar Kawasan Industri. Contohnya adalah yang terjadi di Semarang pada tahun 1992. Dimana salah satu Pabrik yang bernama Semarang Diamond Chemical (SDC) yang terletak di Kawasan Industri Semarang mengeluarkan limbah yang merusak Tambak penduduk di Desa Tapak.8 Contoh lainnya adalah yang terjadi di daerah Demak. Dimana enam industri yang berlokasi di Kawasan Industri Genuk membuang limbahnya ke Kali Babon sehingga menimbulkan pencemaran tambak sampai ke Desa Sriwulan dan Bedono. Kemudian kasus pencemaran udara yang disebabkan pabrik baja di sekitar Jrakah yang telah banyak dikeluhkan penduduk. Penduduk Tambakaji juga mengeluhkan keringnya sendang Abu Bakar yang diduga karena banyaknya pengambilan air tanah oleh industri-industri yang berada di atasnya.
 

Penulis juga memperhatikan kawasan industri yang ada di Desa Peusar Kecamatan Panongan – Tangerang, yaitu Kawasan Industri yang baru beberapa tahun berdiri. Setiap hari kawasan tersebut tidak henti-hentinya menjalankan aktifitas industrinya. Setiap hari juga asap tebal dari kegiatan industri di kawasan tersebut mengotori udara di sekitar kawasan tersebut.
Memang perlu dilakukan penelitian yang lebih mendalam dari dampak kawasan industry tersebut, namun melihat aktivitas yang dilakukan dan banyaknya limbah yang dihasilkan baik itu limbah cair maupun limbah padat tentu sedikit banyaknya ada pengaruh bagi lingkungan di sekitar kawasan tersebut.






BAB III
KESIMPULAN

Apabila dilihat dari penyebab kerugian – kerugian lainnya yang muncul dari pengembangan Kawasan Industri sebenarnya hanyalah merupakan masalah ketidak konsekuenan pemerintah didalam menetapkan dan memberlakukan undang – undang yang sudah ada. Aturan – aturan berupa penempatan lokasi Kawasan Industri yang jauh dari pusat Kota dan juga penerapan Aturan AMDAL khususnya bagi Kawasan Industri sebenarnya sudah dapat mencegah dan menghilangkan kerugian – kerugian yang dapat dihasilkan dari Kawasan Industri, tetapi pada pelaksanaannya hal tersebut sering terjadi penyimpangan– penyimpangan. Lemahnya pengawasan pemerintah sering menjadi faktor utama di dalam terjadinya pencemaran – pencemaran yang terjadi. Pola atur dan awasi (command and control) dalam manajemen lingkungan di Indonesia memang lemah dalam tiga hal. Pertama dalam mendeteksi terjadinya pelanggaran, kedua dalam memberikan respon yang cepat dan pasti atas pelanggaran dimaksud dan ketiga dalam memberikan sanksi yang memadai agar terjadi efek jera.


DAFTAR PUSTAKA

http://fariable.blogspot.com
http://blog.unila.ac.id
http://sttmultimedia.multiply.com






ARTI LOGO JAWA BARAT


ARTI LOGO JAWA BARAT


Gemah Ripah Repeh Rapih, merupakan pepatah lama Sunda yang bermaksud menyatakan bahwa Jawa Barat adalah daerah yang kaya raya yang didiami oleh banyak penduduk yang rukun dan damai.

Bentuk bulat telur pada lambang Jawa Barat berasal dari bentuk perisai yang banyak dipakai oleh para laskar kerajaan zaman dahulu.

Kujang merupakan alat serba guna yang dikenal pada hampir setiap rumah tangga Sunda dan apabila perlu dapat juga digunakan sebagai alat penjaga diri dan lima lubang pada kujang tersebut melambangkan lima sila pada dasar negara Pancasila.

Padi merupakan bahan makanan pokok masyarakat Jawa Barat sekaligus juga melambangkan pangan dan jumlah padi 17 menggambarkan hari tanggal 17 dari bulan Proklamasi.

Kapas melambangkan sandang dan jumlah kapas 8 buah menyatakan bulan ke-8 dari tahun Proklamasi.

Gunung, adalah lambang yang menunjukan bagian terbesar dari Jawa Barat berupa daerah pegunungan.

Sungai dan Terusan melambangkan sungai, terusan dan saluran air yang banyak terdapat di Jawa Barat; Sawah dan Perkebunan; menyatakan luasnya lahan persawahan dan perkebunan (dibagian selatan dan tengah) di Jawa Barat.

Dam, Saluran Air dan Bendungan kegiatan dibidang irigasi merupakan salah satu perhatian pokok mengingat Jawa Barat merupakan daerah agraris.

Sunday, September 18, 2011

Contoh Proposal Kegiatan : Pagelaran Musik Alternative


PROPOSAL
PAGELARAN MUSIK ROCK ALTERNATIVE
TAHUN 2010

DASAR PEMIKIRAN

Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, generasi muda mempunyai posisi strategis terhadap masa depan bangsa. Maju dan mundurnya suatu negara pada masa mendatang sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda saat ini. sementara itu, tantangan yang dihadapi oleh generasi muda dalam mewujudkan kesejahteraan soaial ditengah masyarakat semakin luas dan kompleks.
Seiring dengan pergeseran paradigma kepemerintahan dari sentralistik ke desentralistik di era otonomi daerah, maka posisi dan peran organisasi kepemudaan dalam pembangunan semakin strategis. Kreativitas Pemuda Pencinta Seni Mekarbakti – Peusar (KPPSMP) sebagai wadah kegiatan kepemudaan merupakan representasi generasi pemuda khususnya di Wilayah Kelurahan Mekarbakti dan Desa Peusar yang telah memberikan kontribusi nyata dan positif terhadap pembangunan bangsa pada umumnya dan pembangunan kesejahteraan sosial khususnya bukan saja di kalangan pemuda tetapi juga dilingkungan masyarakat Kelurahan Mekarbakti dan masyarakat Desa Peusar.
Dalam rangka Kaderisasi dan menyambut Tahun Baru 2010, Kreativitas Pemuda Pencinta Seni Mekarbakti – Peusar (KPPSMP) akan mengadakan kegiatan di bidang kesenian, yaitu Acara Pagelaran Musik Rock Alternatif.
Adapun kegiatan tersebut diatas bertujuan untuk meningkatkan kemampuan manajemen organisasi, meningkatkan profesionalitas dalam keorganisasian, melatih dan mengembangkan kepemimpinan dan kaderisasi, menumbuh kembangkan rasa rela berkorban serta menggalang semangat persatuan dan kesatuan khususnya pada generasi muda dan umumnya segenap lapisan warga Kelurahan Mekarbakti dan Desa Peusar, agar membentuk masyarakat yang sportif dalam pola tindak, memiliki kreatifitas serta ketaqwaan yang tinggi yang menjadi modal dalam melanjutkan dan mengisi pembangunan.


TEMA KEGIATAN

Pagelaran Musik Rock Alternative ini kami beri tema :
“BIG BANG”
Sesuai dengan temanya yang berarti ledakan besar, diharapkan di tahun baru 2010 semoga menjadi titik tolak yang membawa perubahan yang besar dan lebih baik.

TUJUAN KEGIATAN

Tujuan yang hendak dicapai dalam penyelenggaraan kegiatan ini antara lain :
v   Meningkatkan kemampuan manajemen organisasi
v   Meningkatkan profesionalitas dalam keorganisasian
v   Melatih kepemimpinana dan kaderisasi
v   Meningkatkan dan mempertebal semangat kebangsaan semangat kebangsaan
v   Mempererat tali silaturahmi antar pemuda khususnya dan warga pada umumnya, agar terbina rasa persatuan dan kesatuan
v   menggali potensi yang dimiliki para pemuda
v   Mementaskan kesenian sebagai ajang kreativitas seni dan budaya
v   Memberi hiburan kepada masyarakat
Kegiatan ini merupakan kegiatan untuki menggali bakar para pemuda khususnya yang ada di wilayah Kelurahan Mekarbakti umumnya yang berada di eilayah Kecamatan Panongan dalam bidang musik. Lebih spesifikasi lagi kegiatan pagelaran musik di sini adalah penampilan Grup Band untuk menampilkan kebolehannya dalam membawakan beberapa lagu baik itu lagu-lagu yang sudah terkenal maupun ciptaan grup band mereka sendiri.

BENTUK KEGIATAN

Kegiatan ini merupakan kegiatan untuk menggali bakat para pemuda khususnya yang ada di wilayah Kelurahan Mekarbakti dan Desa Peusar umumnya yang berada di Wilayah Kecamatan Panongan dalam bidang Seni musik. Bentuk apresiasi yang di tampilkan adalah Pagelaran Musik Rock Alternative.

PUBLIKASI

Untuk menyampaikan kepada publik akan penyelenggaraan ini, penyelenggara merancang kegiatan publikasi dan promosi terpadu seperti :
Iklan
Pemasangan Baligho, Spanduk, Umbul-umbul dan Poster
Promosi
Untuk melaksanakan kegiatan ini akan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait dalam hal ini adalah pihak sponsor yang mendukung dana pelaksanaan kegiatan utama
Peluang Promosi
Peluang-peluang promosi yang ditawarkan untuk sponsor adalah sebagai berikut :
1.      Pencantuman nama Perusahaan/Produk dalam nama acara
2.      Cantuman logo di backdrop panggung
3.      Pencantuman logo pada Spanduk, Baligho dan Poster

KRITERIA SPONSOR

Untuk pelaksanaan kegiatan ini kami membutuhkan para sponsor sebagai mitra pendukung kegiatan ini kompensasi para sponsor akan dapat mempromosikan produk sesuai dengan peluang-peluang di atas dengan kriteria:
1.      Sponsor Tunggal
Perusahaan/instansi/badan usaha yang bersedia mendukung kegiatan ini dengan pembiayaan sebesar 100% dari anggaran acara terlampir dan penyelenggara akan memberikan seluruh peluang promosi kepada sponsor tunggal tanpa menerima sponsor lain.
2.      Perusahaan/instansi/badan usaha yang bersedia mendukung kegiatan ini dengan pembiayaan sebesar 75% dari anggaran acara terlampir dan penyelenggara akan memberikan 75% peluang promosi kepada sponsor serta dapat menerima sponsor lain.
3.      Perusahaan/instansi/badan usaha yang bersedia mendukung kegiatan ini dengan pembiayaan sebesar 50% dari anggaran acara terlampir dan penyelenggara akan memberikan 25% peluang promosi kepada sponsor serta dapat menerima sponsor lain.
4.      Donatur/Participants
Perusahaan/instansi/badan usaha yang bersedia mendukung kegiatan ini dengan memberikan sumbangan berupa :
a.       Uang tunai
b.      Fasilitas dibidang sarana/prasarana dan hadiah-hadiah
Untuk para donator akan mendapat kompensasi penempatan logo perusahaan atau produknya pada tempat-tempat yang akan di tentukan oleh penyelenggara.

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Kegiatan Pagelaran Musik Rock Alternative menyambut Tahun Baru 2010 ini akan diselenggarakan pada :
Hari                 :  Sabtu
Tanggal            :  9 Januari 2010
Waktu              :  Pukul 10.00 WIB s/d selesai
Tempat            :  Pasar Burung, depan Gerbang Perum Mekar Asri I
                           Kel. Mekarbakti Kec. Panongan

ANGGARAN BIAYA

RENCANA ANGGARAN BIAYA
Terbilang : Dua puluh juta rupiah


SUMBER DANA

1.      Iuran Anggota KPPSMP
2.      Para Sponsor
3.      Para Donatur, sukarelawan dan simpatisan yang tidak mengikat.

SUSUNAN PANITIA

1.      Pelindung                       :  1.  Bpk. Drs. H. Samsudin (Kepala Kelurahan Mekarbakti)
                                                2.  Bpk. Sukandi           (Kepala Desa Peusar)
2.      Penanggung Jawab          :  Briptu Khaerul Umam
3.      Ketua Pelaksana             :  Khaerul Umam
4.      Sekretaris                        :  1.  Obay
2.      Willly M.
5.      Bendahara                      :  1.  Beni
                                                2.  Bule
6.      Seksi-seksi
Seksi Humas                   :  Bhatenk
Seksi Acara                     :  Evad
Seksi Peralatan               :  Abud
Seksi Promosi                 :  Cimi
Seksi Dokumentasi         :  Uchay
Seksi Dekorasi                :  Adoz
Seksi Keamanan             :  Eben
Seksi Konsumsi              :  Wati

SUMBER DANA

1.      Pembukaan
2.      Sambutan-sambutan
3.      Pagelaran Musik


PENUTUP

Demikian proposal ini kami susun dengan harapan mendapatkan dukungan dan bantuan dari berbagai pihak. Semoga acara yang akan kami selenggarakan bisa berjalan lancar tanpa ada halangan.
Atas segala bantuan, dukungan dan perhatiannya kami ucapkan terima kasih.


Ketua Pelaksana



KHAERUL UMAM
Mekarbakti,     November 2009
Sekretaris



OBAY
Mengetahui,
Kepala Desa Peusar



SUKANDI

Kepala Kelurahan Mekarbakti



Drs. H. SAMSUDIN
                NIP.



                                               

Puisi Gejolak Jiwa

Diam...!!!
Diam kau hasrat
Diam kau angan-angan
Bosan aku mendengar teriakanmu
Tidakkah kau lihat angin yang bertiup itu?
Tidak bisa kita membelokan arahnya dengan gelar itu!
Tidakkah kau lihat semua bencana itu?
Tidak bisa kau cegah semuanya dengan kekayaan itu!
Aku butuh gelar itu, aku butuh kaya itu,
Tapi tidak begini harusnya...
Setiap saat kau selalu mengganggu hidupku
Tidak bisakah kita hidup seperti angin itu?
Berhembus kesegala arah
Menghempas semua yang dilewatinya
Apakah kita adalah debu?

Road to Bandung

Perjalanan ini merupakan bentuk sejati dari sebuah persahabatan. Ane punya kawan dah dari kecil kita berteman, kita tergabung dalam Bachekok. Ga tau tuh ide namanya dari mana, yang pasti tuh nama dah lumayan terkenal se erte dan erwe ane mah... hahahaha...
Ceritanya dipercepat aja dah... sekian tahun kemudian kami berpisah, ada yang di Bandung, Bekasi, ane sendiri di Tangerang, ada juga yang masih bertahan di Kampung Cikatomas.
Singkat cerita teman ane yang dibandung neh merit, ane di undang, alamatnya di Kp. Rongga Ds. Ciampelas Bandung Barat. Nah ane kontek temen ane yang lain yang ada di Bandung Kota, katanya deket dari tempat dia.
Akhirnya ane berangkat juga tuh ke Bandung, naek trans KJU dari Citra Raya biar enak (agak mahal dikit gpp lah). Ampe disana malem, temen ane dah nungguin dket full (full apa pull ya yang bener) KJU di Bandung. Akhirnya ane nginep semalem di tempat dia.
Keesokan harinya kita siap-siap berangkat kata temen ane ga usah pake jaket, orang deket ko Cihampelas
mah disitu. Haha ternyata setelah berangkat dan tanya-tanya ke orang Kp. Rongga Ds Cihampelas itu adanya di Bandung Barat, lewat Kota Cimahi, Deket pelatihan Brimob apa Kopasus kali ya disitu... Perjalanan selama 3 jam ane tempuh tanpa persiapan yang matang, mana jauh, ga pake jaket, ga pake masker, helm asal-asalan... parah.






Acara Buka Bersama HIMTIKA Ramadhan 2011











Monday, July 18, 2011

Akuratkah Peta yang telah digunakan selama ini?


 Beginilah seharusnya peta 2D Dunia...
Sumber : http://wisbenbae.blogspot.com/2011/07/rahasia-peta-dunia-yang-sebenarnya.html?utm_source=feedburner&utm_medium=email&utm_campaign=Feed%3A+WisbencomOnBlogger+%28wisben.com+on+blogger%29

Thursday, May 5, 2011

Ingin download nasyid jihad?

NASYID JIHADI

أبشر

أحبائي خذو مني

أخيا لاتشكي

أرونا بطشكم

أزف

أسير

عدائك

أعطيني جعبة وبارود

أغمد السيف لسقيل

ألم الم

أمااما

مة الأسلام

أمتي

أنا لمرض

أني اشهد

أواه أواه

أين الاسد

اابتاة

ابتا اين المهرب

ابطال

ابي عادوا فاين هي الوعد

Sumber : http://lintastanzhim.wordpress.com/download-nasyid-jihadi/

Saturday, April 16, 2011

Butuh Motivasi?

Kemarin saya dapat pengalaman dan motivasi yang sangat kuat untuk merintis kesuksesan dari teman saya. Azhary namanya, tapi bukan DR Azhari yang teroris itu.
Jum’at kemarin pukul 11.30 siang beliau dating ke tempat saya untuk mengajak saya Jum’atan, akhirnya jam 12 kurang kami pun berangkat Jum’atan di sebuah pelataran Masjid yang Masjid utamanya sedang di renovasi total. Akhirnya kami Jumatan berdesak-desakan dan panas-panasan di pelataran Masjid tersebut. Dari kejadian ini saya dapat sesuatu, semangat persatuan warga Desa Peusar, Kec. Panongan - Tangerang terutama kaum Muslim masih ada dan kuat sekali, terbukti walaupun dalam kondisi yang sangat darurat seperti itu kami masih khidmat Jumatan.
Selesai Jumatan kami pulang tapi sebelum ke rumah mampir dulu di sebuah warteg karena lapar. Baru setengah jam kemudian kami pulang. Sesampainya di rumah, teman saya ini mengajak saya untuk melihat proyek-proyek beliau yang ada di daerah Summarecon dan BSD. Karena usaha saya lagi sepi dan saya juga lagi bête, butuh jalan-jalan. Akhirnya saya menyetujuinya. Saya ikut dia “jalan-jalan”.
Baru pertama kali ini saya bisa menuruti ajakan dia. Memang sudah sejak lama beliau ingin saya ikut dia jalan-jalan melihat proyek-proyek dia. Karena saya ingin belajar dari dia bagaimana jadi pemborong yang sukses seperti dia.
Di mobil, saya di suguhi beberapa CD Audio motivasi dari beberapa Motivator terkenal di Indonesia. Saya memilih memutar Motivasi dari Tung Desem Waringin. Saya menyimak penjelasan tentang Leader dan Manager, Strategi Pemasaran juga Financial Revolution. Apa yang saya dapatkan dari Tung Desem Waringin adalah motivasi untuk tetap berjuang dan terus meningkatkan keinginan untuk sukses. Yah namanya juga motivator pasti memberikan motivasi dong. Tapi yang kami berdua bahas bukan motivasi yang beliau berikan, melainkan tentang Tung Desem Waringin-nya, ketika kami melihat tayangan di DCD player ketika Tung Desem Waringin melakukan sensasi Hujan Duit dan Mengendarai kuda di jalan raya, sebenarnya apa yang beliau lakukan. Argumen saya, ya saya menyimpulkan dari Motivasi yang dia sampaikan sendiri, hal yang beliau lakukan adalah strategi pemasaran dia sendiri, ga ada maksud apa-apa selain strategi pemasaran aja, tidak apa-apa beliau membuang uang segitu banyaknya kalau nantinya bukunya jadi National Best Seller, mungkin yang beliau dapatkan lebih dari itu, menyebar umpan untuk mendapatkan ikan yang besar. Dalam salah satu bukunya, ada testimony dari bapak Presiden SBY, salah satu strategi pemasaran juga pastinya, menurut saya.
Seperti yang di terangkan beliau sedikit yang bisa saya simpulkan, bahwa sebuah produk yang akan kita jual, kemaslah seindah mungkin, tawarkan nilai plus-nya, kenapa harus membeli produk kita, gebrak pasar.
Kembali ke pembicaraan kami selama perjalanan, dari mulai berangkat sampai kembali ke rumah saya, masih membicarakan tentang motivasi-motivasi.
Pertama saya diajarkan kenapa saya belum sukses? Semua ada waktunya, ada tahapan-tahapannya. Beliau bertanya kondisi saya sekarang, umur berapa tahun? Sudah punya apa? Masih sekolah apa ngga? Sudah menikah apa belum? Udah punya pacar apa belum? Umur Saya 27, menurut saya apa yang sudah saya miliki sekarang cukuplah buat sekarang, saya juga sedang kuliah, belum menikah tapi punya pacar.
Beliau melanjutkan pertanyaannya, kenapa belum menikahi pacar anda? Saya jawab, itu masalahnya pak, orang tua pacar saya belum bisa percaya pada saya, karena orang tua pacar saya menganggap saya belum punya apa-apa, mau di kasih makan apa nanti pacar saya?
Oh… beliau Nampak berpikir sejenak. Kemudian beliau meneruskan pembicaraannya, apa yang dilakukan orang tua pacar saya tidak ada salahnya, Rasa Takut selalu menghantui setiap orang dalam perjalanan hidupnya sampai manusia mau meninggal pun masih mempunyai rasa takut.
Wajar saja kalau seorang orang tua yang menyayangi anaknya bersikap seperti itu, jadikan motivasi… (bersambung)